Perkiraan Biaya Pendidikan UI, Program S1 Reguler Dan Non S1 Reguler

Universitas Indonesia atau lebih banyak dikenal dengan sebutan UI adalah salah satu perguruan tinggi favorit dari dahulu. Banyak prodi yang bisa dipilih calon mahasiswa UI sesuai dengan bidang minatnya. Namun mungkin Anda sebagai orang tua juga sedikit khawatir terkait dengan estimasi biaya pendidikan UI.

Mungkin Anda membutuhkan informasi tentang biaya pendidikan UI sebagai gambaran umum. Sebab bisa dibilang biaya pendidikan jenjang perguruan tinggi dimanapun itu membutuhkan dana yang terbilang cukup besar. Nah artikel ini akan memberikan gambaran umum terkait dengan biaya pendidikan Universitas Indonesia.

Biaya pendidikan S1 reguler UI

Sebelum membahas lebih lanjut perlu diketahui terlebih dahulu. Jika penjelasan terkait dengan estimasi biaya pendidikan Universitas Indonesia yang dijelaskan pada artikel ini hanya sebatas perkiraan saja. Prakiraan ini bisa saja berbeda dengan aslinya tergantung kebijakan yang berlaku dari perguruan tinggi terkait.

Pembahasan yang pertama adalah tentang biaya pendidikan S1 reguler di Universitas Indonesia. Sama dengan perguruan tinggi lainnya, jenjang S1 reguler UI adalah salah jenjang sarjana yang menerima lulusan SMA/SMK/MA atau Sederajat dengan adanya ketentuan batasan umur maksimal 3 tahun kelulusan pada saat proses pendaftaran.

Dalam jenjang pendidikan ini, UI menerapkan dua pilihan biaya kuliah.

  1. BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan)
  2. BOP-P ((Biaya Operasional Pendidikan Pilihan)

Penjelasan terkait dengan dua pilihan biaya pendidikan jenjang S1 reguler UI akan dijelaskan di bawah ini.

  1. BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan)

Pada BOP-B (Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan) bisa dibilang berdasarkan dokumen pendukung. Dokumen pendukung ini berhubungan dengan bukti kondisi ekonomi penanggung biaya yaitu orang tua mahasiswa.

Proses verifikasi penilaian dari pihak UI akan dilakukan berdasarkan dokumen yang diupload oleh mahasiswa. Artinya penentuan besaran UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa di setiap semesternya akan ditentukan berdasarkan verifikasi dokumen pendukung.

Rumpun saintek dan soshum dibagi menjadi enam kelas besaran UKT. Setiap kelas atau kelompok yang ada dalam rumpun tersebut akan memiliki besaran UKT yang berbeda.

  1. BOP-P ((Biaya Operasional Pendidikan Pilihan)

Berikutnya ada BOP-P ((Biaya Operasional Pendidikan Pilihan) dimana nantinya para mahasiswa tidak perlu mempersiapkan persyaratan seperti BOP-B. Namun Anda sebagai orang tua juga harus tahu jika besaran biaya perkuliahan atau UKT dari BOP-P ((Biaya Operasional Pendidikan Pilihan) terbilang lebih tinggi dibandingkan dengan batas maksimal BOP-B.

Nantinya calon mahasiswa mampu memilih kelas atau kelompok BOP-P ((Biaya Operasional Pendidikan Pilihan) secara bebas. Sama seperti sebelumnya baik saintek maupun soshum dibagi menjadi 6 kelas yang berbeda. Setiap kelas memiliki besaran UKT yang berbeda-beda pula.

BACA JUGA  Makna kebhinekaan dalam pergaulan sehari-hari

Besaran biaya pendidikan non S1 reguler

Dalam kelompok non S1 reguler meliputi beberapa jenjang yaitu vokasi atau D3 dan D4. Lalu ada S1 paralel, S1 ekstensi, S1 kelas internasional atau KI. Perbedaan dari program studi S1 reguler dan non S1 reguler adalah dari uang pangkal yang dibebankan.

Selain itu Anda sebagai orang tua juga harus tahu jika penetapan uang semesteran relatif lebih tinggi dibandingkan dengan program studi S1 reguler.

Setiap program studi jenjang non S1 reguler akan mendapatkan biaya yang berbeda-beda. Khusus untuk ada S1 paralel, S1 ekstensi, S1 kelas internasional atau KI juga masih dibedakan menjadi dua kelompok di program studinya yaitu kelompok jenjang reguler dan juga kelompok jenjang WNA.

Nah itulah gambaran umum biaya pendidikan UI yang sekiranya bisa membantu Anda untuk lebih tau terkait dengan uang perkuliahan yang akan didapatkan.

error: Content is protected !!