Pertimbangan Sebelum Melakukan Home Schooling Buat Anak

Citra homeschooling buruk. Ketika kita memikirkan homeschooling, kita sering memikirkan unsur-unsur hak dasar, anti-sosial yang khas, atau orang-orang yang takut menyekolahkan anaknya ke sekolah umum. Gambar ini telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kurikulum sekolah rumah baru telah muncul, masing-masing menawarkan jalur yang lebih jelas untuk belajar. Ada banyak kisah sukses dari siswa home schooling.

Di sisi lain, kualitas pendidikan di sekolah umum (setidaknya di Amerika) telah mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai tes standar menurun, kekerasan geng meningkat, dan itu bahkan tidak termasuk penembakan di sekolah. Semua ini berkontribusi pada hilangnya kepercayaan pada sistem pendidikan publik.

Hal – hal yang perlu di perhatikan sebelum Home Schooling

Banyak orang tua menemukan bahwa mereka dapat mendidik anak-anak mereka dengan baik di rumah. Dengan menggunakan program pendidikan rumah yang dipersonalisasi, orang tua dapat memberikan pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak mereka di rumah mereka sendiri. Banyak anak yang belajar di rumah berhasil dengan sangat baik pada tes standar, dan banyak yang mendapat nilai sempurna. Kualitas pendidikan menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang tua memilih homeschooling.

Orang tua juga menemukan bahwa homeschooling adalah alternatif yang lebih murah daripada sekolah swasta yang mahal. Ada hubungan yang tidak ada duanya antara siswa dan guru di sekolah negeri atau swasta. Secara umum, banyak orang tua menghargai suasana belajar yang nyaman dan kesempatan untuk mengelola beban kerja siswa dengan lebih baik. Juga, tekanan teman sebaya biasanya lebih rendah dan orang tua dapat memantau anak-anak mereka lebih baik daripada jika mereka tidak bersekolah.

BACA JUGA  Lima Puisi Pohon

Banyak peningkatan dalam gambaran homeschooling dapat dikaitkan dengan Internet. Pilihan homeschooling online menyediakan lebih dari sekadar alat pengajaran atau pembelajaran untuk keluarga yang mengikuti homeschooling. Kurikulum berbasis web membantu orang tua meningkatkan keseluruhan tingkat pendidikan yang mereka berikan karena dapat membantu orang tua di area di mana mereka mungkin lebih lemah sebagai pendidik.

Internet juga membantu mengatasi salah satu kelemahan terbesar homeschooling, yaitu kurangnya sosialisasi. Banyak program home schooling online menawarkan pertemuan kelompok atau seminar di mana siswa home schooling dapat bertemu dan mengerjakan proyek bersama.

Jika itu bagus, mengapa tidak lebih banyak orang tua yang menyekolahkan anak-anak mereka di rumah? Ada banyak alasan. Banyak orang tua tidak punya waktu untuk mendidik anak-anaknya, dan ada juga yang merasa tidak berkualitas. Banyak keluarga yang membutuhkan kedua orang tua sebagai kepala rumah tangga hanya untuk memenuhi kebutuhan.

Sementara homeschooling kehilangan citra pemberontakannya, keputusan untuk pergi ke sekolah di rumah anak-anak Anda atau tidak adalah keputusan keluarga. Anda masih harus mempekerjakan guru di bidang-bidang seperti pendidikan mengemudi untuk mematuhi undang-undang negara bagian, tetapi sebagian besar orang tua yang cerdas dan berpendidikan dapat menggunakan sumber daya yang tersedia di rumah di Internet, di buku, atau di kelompok pendukung sekolah untuk mempelajari hal-hal hebat guna memberikan sebuah pendidikan bagi anak-anaknya.