Sebutkanlah metode pemisahan komponen dari bahan berikut.

Sebutkanlah metode pemisahan komponen dari bahan berikut.

Sebutkanlah metode pemisahan komponen dari bahan berikut?

A. Air murni dari air laut
B. Garam dari campuran garam dan pasir
C. Minyak kelapa dari santan

Jawaban

Persoalan di atas menanyakan seputar cara pemisahan campuran. Untuk dapat menjawabnya, mari kita simak terlebih dahulu pembahasan tentang campuran dan sifat-sifat fisis yang terkait sebagai dasar pemisahan campuran.

Metode pemisahan komponen dari bahan digunakan untuk memisahkan suatu zat dari campurnya untuk emndapatkan suatu zat yang diingingkan.

Campuran adalah gabungan dari beberapa jenis zat yang bercampur menjadi satu. Untuk mendapatkan kembali komponen zat dalam campuran dilakukan suatu teknik pemisahan. Teknik pemisahan yang digunakan didasarkan pada sifat zat yang bercampur.

Pembahasan

Beberapa teknik pemisahan campuran yang umum digunakan adalah sebagai berikut :

  1. Filtrasi atau penyaringan, teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan kelarutan dan ukuran partikel zat. Campuran yang bisa dipisahkan dengan teknik filtrasi adalah campuran yang berwujud larutan. Alat yang digunakan adalah corong dan kertas saring. Hasil pemisahan berupa filtrat dan residu.
  2. Distilasi, teknik pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih. Campuran yang bisa dipisahkan dengan teknik distilasi adalah campuran dalam wujud cairan. Alat yang digunakan berupa labu destilasi dan kondensor atau pendingin.
  3. Sublimasi, teknik pemisahan dengan cara menguapkan padatan kemudian di sublimasi.
  4. Kromatografi, teknik pemisahan dengan prinsip perbedaan migrasi zat dalam medium kromatogram.

untuk beberapa campuran seperti :

  1. Air murni dan air laut, merupakan campuran yang sama sama berwujud cair, maka untuk memisahkan dilakukan dengan cara Destilasi.
  2. Garam dari campuran garam dan pasir, merupakan campuran dalam fasa padatan, keduanya memiliki perbedaan sifat kelarutan, yaitu garam dapat larut dalam air secara homogen sedangkan pasir tidak. Sehingga, untuk memisahkan keduanya dilakukan dengan metode Filtrasi dan dekantasi, dan alat yang digunakan berupa corong kaca.
  3. Minyak kelapa dari santan, dilakukan pemisahan dengan cara filtrasi, pemanasan.

Campuran memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  1. terdiri dari dua jenis atau lebih zat tunggal;
  2. komposisi zat penyusun tidak tetap;
  3. memiliki sifat zat asal;
  4. dapat dipisahkan sesuai sifat fisisnya.

Pemisahan campuran secara fisis didasarkan pada sifat-sifat yaitu perbedaan ukuran partikel, kerapatan, kelarutan, perbedaan titik didih atau titik beku, dan perubahan wujud zat. Berikut penjelasan beberapa cara pemisahan campuran.

1. Penyaringan (Filtrasi)

  • Permisahan yang berdasarkan pada perbedaan ukuran partikel.
  • Memisahkan zat padat dari suatu suspensi.
  • Digunakan bahan berpori sebagai filter yang dapat dilewati partikel-partikel kecil dan menahan partikel yang lebih besar di atasnya.
  • Contohnya memisahkan minuman kopi dari ampasnya.

2. Sentrifugasi

  • Proses yang memisahkan padatan dari cairan atau cairan dengan kerapatan yang berbeda dengan menggunakan gaya sentrifugal pada suatu mesin sentrifugasi yang berputar.
  • Contohnya sentrifugasi lemak dari susu (pembuatan susu skim), dan sentrifugasi darah dari komponen zat padat pada proses investigasi dan forensik kepolisian.

3. Sublimasi

  • Dilakukan terhadap zat yang dapat menyublim (berubah wujud zat dari padat menjadi gas atau sebaliknya).
  • Contoh pemurnian iodin, pemurnian naftalena, dan pemurnian kafein
BACA JUGA  Jelaskan sebaran penduduk benua asia dan faktor yang mempengaruhinya

4. Kromatografi

  • Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan koefisien difusi (kecepatan perembesan) dari zat-zat dalam medium tertentu. Dapat pula dikatakan sebagai cara pemisahan yang didasarkan perbedaan kelarutan dalam zat padat.
  • Kromatografi yang paling sederhana adalah kromatografi kertas.
  • Contohnya pemisahan zat warna pada tinta

5. Ekstraksi

  • Pemisahan yang didasarkan pada perbedaan kelarutan dalam pelarut air.
  • Ekstraksi adalah cara untuk memisahkan zat yang diinginkan ketika masih bercampur dengan zat lain.
  • Contoh ekstraksi paling mendasar adalah ekstraksi dalam pembuatan teh.

6. Evaporasi

  • Pemisahan ini terjadi dengan adanya perubahan wujud dari cair menjadi gas (uap).
  • Zat terlarut dipisahkan dari larutannya dengan menguapkan pelarut pada suhu tinggi.
  • Contoh sehari-hari adalah pakaian basah akan mengering secara bertahap, atau pembuatan garam dengan cara menguapkan air laut.

7. Distilasi

  • Pemisahan zat cair dari campurannya berdasarkan perbedaan titik didih.
  • Contohnya pemisahan fraksi-fraksi pada minyak bumi dengan cara distilasi bertingkat.

8. Kristalisasi

  • Pemisahan zat padat dari larutannya dengan cara menguapkan pelarutnya.
  • Contohnya dilakukan rekristalisasi pada pemurnian garam setelah air laut diuapkan.

Kesimpulan

Dari seluruh pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemisahan campuran dilakukan berdasarkan sifat-sifat fisis yang dimiliki oleh campuran tersebut.

Detil Jawaban

Kelas      : X

Mapel     : Kimia

Bab         : Karakteristik Zat

Kode       : 7.7.5

 

Kata Kunci : pemisahan, campuran, senyawa, larutan, suspensi, koloid, perbedaan, titik, didih, unsur, penyusun, kelarutan, pelarut, air, garam, dapur, laut, distilasi, destilasi, bertingkat, pemurnian, filtrasi, kristalisasi, kromatografi, evaporasi, penguapan, ekstraksi, minyak, fraksi

error: Content is protected !!