Apa itu Fomo dalam Trading dan Tips Menghindarinya

Jika tidak ingin mengalami kerugian besar, pastikan Anda menghindari apa itu Fomo dalam trading. Ini merupakan salah satu fenomena yang bisa membawa dampak buruk pada trader karena tidak mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang namun hanya mengikuti tren saja.

Fomo merupakan singkatan dari Fear of Missing Out. Fenomena ini belakangan tengah merebak di kalangan anak muda yang tidak ingin ketinggalan berbagai tren. Hal ini membuat orang menjadi tidak menggunakan pertimbangan saat melakukan keputusan.

Fenomena FOMO dalam trading bisa berakibat berakibat kerugian besar bagi trader. Bagaimana tidak, dalam hal ini trader saat mengambil keputusan investasi hanya berdasarkan apa yang sedang tren saja, tidak mempertimbangkan faktor lain.

Untuk lebih jelasnya tentang apa itu Fomo dalam trading, berikut penjelasan lebih lengkapnya :

Pengertian FOMO dalam Trading

FOMO merupakan rasa takut yang berlebihan jika tidak mengikuti arus atau tren sehingga membuat seseorang membuat keputusan yang tidak rasional. Ini merupakan salah satu sifat buruk bagi trader yang harus dihindari ketika melakukan trading.

Fomo dalam trading biasanya akan muncul ketika seorang trader merasa tidak nyaman jika harus melewatkan keuntungan besar saat terjadi fluktuasi harga dalam waktu singkat. Rasa cemas dan ketakutan ini akhirnya memuat trader ikut melakukan transaksi tanpa mempertimbangkan berbagai faktor penting.

Apa itu Fomo dalam trading sebenarnya merupakan reaksi wajar untuk trader. Hal ini karena trader tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan besar. Akan tetapi sifat ini perlu dihindari ketika berinvestasi karena dapat membawa kerugian besar.

Fomo pada trader biasanya merupakan keinginan untuk memperoleh gain seperti yang didapatkan oleh trader lain. Akan tetapi keputusan yang dilakukan oleh trader fomo tidak didasarkan dengan analisi kuat sehingga sangat berisiko.

Seorang belum bisa dikatakan trader profesional jika belum mampu mengendalikan diri dari apa it fomo dalam trading. Pasalnya untuk membuat setiap keputusan yang tepat ketika trading, harus dengan pertimbangan matang, tidak bisa hanya berdasarkan tren saja.

Ciri-Ciri Trader FOMO yang Perlu Diketahui

Trader bisa dikatakan Fomo jika menunjukkan beberapa sifat seperti di bawah ini :

  1. Serakah

Trader bisa dikatakan fomo jika terlalu obsesi untuk mendapatkan keuntungan. Obsesi ini akhirnya membuat trader menghalalkan segala cara demi bisa mewujudkan tujuannya tersebut. Sifat serakah ini akhirnya membuat trader kerap mengambil keputusan yang tidak rasional.

  1. Ikut-ikutan

Ciri-ciri trader yang terkena apa itu fomo dalam trading selanjutnya adalah selalu ingin mengikuti tren. Trader seperti ini biasanya jika melihat trader lain mendapatkan keuntungan akan langsung ikut transaksi tanpa mempertimbangkan analisis terlebih dahulu.

  1. Tidak sabar

Trader fomo biasanya juga selalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Akibatnya keputusan yang dibuat tidak berdasarkan analisis terbaik sehingga besar kemungkinan justru akan mendatangkan loss.

  1. Memiliki ekspektasi tinggi

Trader yang mengalami apa itu fomo dalam trading biasanya juga memiliki ekpektasi tinggi ketika bertransaksi. Ekspektasinya akan semakin tinggi jika melihat ada trader lain yang mendapatkan keuntungan besar dalam momentum tertentu sehingga trader fomo akan langsung mengikutinya.

BACA JUGA  Mengenal Fungsi Crypto dan Situs Mining Pool Terbaik

Cara Menghindari FOMO dalam Trading

Fomo saat trading merupakan salah satu sifat buruk yang harus dihindari oleh trader. Hal ini karena trader fomo hanya mengandalkan nafsu saat trading sehingga sangat berisiko mengalami kerugian.

Agar terhindari dari apa itu fomo dalam trading, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

  1. Buat rencana investasi

Trading merupakan salah satu cara investasi online yang bisa mendatangkan untung besar jika dilakukan dengan benar. Maka dari itu, diperlukan perencanaan yang matang dan analisis terbaik agar setiap keputusan dapat diambil dengan baik.

  1. Hati-hati dengan bias

Terlalu percaya diri dengan kepercayaan diri sendiri ketika trading merupakan hal yang tidak baik. Jika ingin terhindar dari fomo saat trading, ada baiknya berhati-hati dengan bias konfirmasi. Hal ini karena trader fomo biasanya cenderung mencari informasi untuk mendukung kepercayaannya.

  1. Perhatikan situasi jangka panjang

Satu lagi cara menghindari foto dalam trading adalah dengan selalu memperhatikan situasi jangka panjang. Anda perlu menanamkan pada diri bahwa kesuksesan tidak akan datang dengan mudah dan cepat. Dengan cara seperti ini, ketika mengambil keputusan Anda akan mempertimbangkan untuk jangka panjang.

Trading forex memang bisa mendatangkan keuntungan besar jika dilakukan dengan benar. Oleh sebab itu, pastikan hindari sifat apa itu fomo dalam trading karena hanya akan membuat Anda mengambil keputusan tanpa berpikir yang justru bisa berisiko kerugian.

error: Content is protected !!