Pengertian Diary, Cara Mengungkapkan Perasaan Lewat Tulisan

Buku diary pasti semua orang tahun, bahkan mayoritas orang menggunakannya. Ya, meski di era digital ini buku diary terdengar klasik, tetapi masih banyak pribadi yang memilih buku harian untuk menceritakan yang dialaminya setiap hari. Ya, buku harian sendiri adalah buku yang berisi tentang peristiwa-peristiwa menarik yang dialami oleh seseorang. Pada umumnya, buku diary menjadi tempat bercerita tentang kehidupan pribadi pemiliknya. Yuk, kupas pengertian diary menurut ahli!

Pengertian Diary

Pengertian diary menurut Alice D. Domar, menulis buku harian merupakan langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan serta membantu diri untuk merawat pikiran. Eits, tapi di perkembangan teknologi yang cukup pesat dan canggih ini, buku harian sudah tak lagi ditulis manual di atas kertas. Namun, ada aplikasi di ponsel maupun komputer/laptop yang telah menyediakan aplikasi berupa notebook yang bisa digunakan untuk menulis buku harian hanya dengan mengetik di keyboard.

Biasanya bentuk tulisan dalam buku diary berupa otobiografi, catatan kegiatan, serta refleksi penulisnya secara teratur. Buku diary ditulis untuk kepentingan pribadi penulisnya sendiri, selain itu buku harian mempunyai nilai kejujuran karena bukan tulisan yang dipublikasikan. Selain dari pendapat Alice D. Domar, pengertian diary juga berasal dari silsilah bahaya. Istilah diary dalam bahasa Latin diarium yang berasal dari kata dies yang berarti hari.

Bentuk buku harian berkembang di akhir Reinaisans, saat kemampuan menulis ditekankan kepada individu. Ya, pada saat itu kepribadian menulis buku harian menjadi sangat penting untuk pencatatan sejarah sosial dan politik. Di zaman itu menulis buku harian sangat penting untuk mengabadikan peristiwa setiap harinya, tetapi yang berkaitan dengan sosial serta politik saja, ya. Nah, di zaman sekarang sejarah sosial dan politik tak perlu lagi dituliskan dalam diary perseorangan, ups, bisa banyak penipu karena mudah percaya, nih.

Kini, dalam kehidupan sehari-hari Anda pasti sering mengalami kejadian yang beraneka ragam. Anda juga merasakan pengalaman yang mengharukan, menyedihkan, menyenangkan, memalukan, bahkan menyeramkan. Banyak kejadian termasuk ke dalam pengalaman yang bisa ditulis dalam buku harian. Tak hanya untuk mengabadikan sejarah yang telah Anda jalani, tetapi diary juga berguna untuk menuliskan pengalaman pribadi yang berkaitan dengan mengungkapkan perasaan ke bahasa yang baik dan benar.

Buku harian sendiri memiliki konsep tentang peristiwa yang dialami seseorang dan dinilai menarik. Lewat diary inilah seseorang bisa mengungkapkan pengalaman, pikiran, serta perasaan yang dialami dengan menggunakan bahasa yang baik, efektif, dan benar. Diary menjadi rekaman masa lalu seseorang yang menceritakan tentang kegiatan atau tindakan yang telah dilakukan. Untuk Anda yang pelupa atau tidak memiliki ingatan yang akurat, diary pastinya sangat membantu. Setelah mengetahui pengertian diary, Anda perlu tahu beberapa hal berkaitan buku harian, sebagai berikut :

Ciri-ciri buku diary

buku harian atau diary

Buku diary juga memiliki beberapa ciri khas yang berbeda dari buku lainnya, simak yuk apa saja ciri khasnya!

  1. Berisi kejadian atau peristiwa yang pernah dialami. Peristiwa yang ditulis biasanya berkesan, menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, memalukan, bahkan menyeramkan. Peristiwa pun akan digambarkan secara rinci dan kronologis, serta diusahakan menggambarkan keadaan sebenarnya.
  2. Dicantumkan waktu kejadian, meliputi hari, tanggal, bulan, serta tahun kejadian atau peristiwa itu.
  3. Buku diary bersifat pribadi, rahasia, dan tertutup. Sebab, diary berisi tentang cerita setiap individu, sehingga orang lain dilarang membaca atau melihat buku harian seseorang.
  4. Dalam buku harian biasanya menggunakan bahasa ekspresif atau bahasa yang digunakan mampu menghidupkan isi dan suasana cerita.

Tujuan penulisan diary

Umumnya menuliskan buku harian untuk bisa mengingat pengalaman yang pernah dialami. Selain itu, ada beberapa tujuan penggunaan lainnya :

  1. Orang menuliskan pengalaman lucu yang sering membuatnya tertawa.
  2. Menuliskan pengalaman aneh atau menegangkan yang kemungkinan terjadinya kecil.
  3. Saat mengalami hal yang mendebarkan membuat jantung berdebar banyak pula yang menuliskannya untuk mengurangi debaran itu sendiri.
  4. Pengalaman mengharukan yang biasanya menyentuh hati seseorang, tidak menutup kemungkinan orang yang menulisnya sedih dan menangis.
  5. Menuliskan pengalaman memalukan untuk mengurangi efek malunya yang terus menekan, tetapi juga tak bisa diungkapkan ke orang lain.
  6. Biasanya saat tersakiti paling membekas dalam hati, orang akan menuliskannya untuk selalu mengingat. Selain itu, orang lebih suka menuliskannya daripada menceritakannya kepada orang lain. Sehingga ia melampiaskannya lewat tulisan.
BACA JUGA  Pemberontakan andi azis yang muncul di sulawesi selatan disebabkan oleh

Manfaat menulis diary

Untuk Anda yang suka menulis waktu harian ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan, nih!

Memahami emosi diri sendiri

Menulis diary secara rutin membantu Anda memahami emosi Anda sendiri. Sebab, di dalamnya Anda akan mencurahkan segala isi pikiran dan perasaan Anda. Sehingga saat mengambil langkah mundur dengan membaca halaman buku sebelumnya perasaan dan pikiran Anda akan lebih mudah menerima dan memahami semuanya.

Menurunkan stress

Menulis sesuatu yang membuat Anda marah, sedih, dan kecewa pada buku diary akan mengurangi perasaan buruk yang ada di hati. Saat menulis tentang hal yang membuat sedih, marah, dan kecewa itu pun kondisi tubuh akan lebih tenang dan lega. Hal ini bisa mengurangi pengaruh negatif dan hal buruk dari apa yang Anda alami.

Menghilangkan efek trauma

Trauma bisa dirasakan oleh siapa saja saat mengalami tekanan yang bisa menyebabkan seseorang menjadi depresi. Bahkan, menurut penelitian seseorang yang mengalami gejala post traumatic stress (PTSD) jika mencoba menulis diary akan membantunya mengurangi ingatan masa lalu serta mimpi buruk, dan bisa menolong penderita secara perlahan.

Efektif memecahkan masalah

Saat Anda menggunakan otak kiri dengan perspektif analisis guna memecahkan suatu masalah, tidak semua masalah akan ditemukan jawabannya. Namun, jawaban dari permasalahan tersebut bisa ditemukan dengan hasil kreativitas dan intuisi otak kanan. Salah satunya menulis buku harian dengan rutin yang akan membuat masalah sebelumnya terpecahkan.

Diri akan menjadi lebih atraktif

Seperti yang dikatakan Socrates ‘Know Yourself’, buku diary bisa membantu Anda untuk mengetahui jati diri dan mengekspresikan diri dengan bebas. Buku diary yang selalu merekam kegiatan setiap hari akan membuat Anda menjadi lebih baik dari pola gaya hidup dan pola hidup.

Nah, itulah pengertian diary, ciri-ciri, tujuan, hingga manfaatnya yang berperan sebagai catatan harian. Buku harian yang lebih dikenal sebagai diary memang tradisi kuno yang ada sejak abat 10 Masehi di Jepang. Namun, kebanyakan orang sukses menulis buku harian untuk mengingat peristiwa atau kejadian penting. Masih ragu untuk mulai menulis buku diary? Tidak dong karena manfaatnya banyak banget dan mudah dilakukan bukan? Yuk, baca contoh penulisannya!

Contoh Diary

Malang. 26 Juni 2022

Dear Diary,

Hari ini aku kehilangan dua sosok yang kusayang, keduanya adalah sahabatku yang pergi tanpa pamit dan tak kembali. Salah satunya kucing peliharaan yang kuberi nama Mety, sejak pertama bekerja kucing milik Bos ini menemaniku selama menginap di kantor. Sayangnya, beberapa hari terakhir ia bertingkah aneh, menjadi manja dan nakal. Ternyata itu caranya untuk mendapatkan kasih sayang sebelum pergi sepenuhnya.

Begitu pun sosok lainnya, ia sahabatku sejak SMA. Seorang lelaki dengan senyum manis dan mata berbinarnya yang menyemangati dan mendampingiku sampai meraih cita-cita. Sayangnya, jalan yang kami berbeda. Kini, canda tawa, kebersamaan, dan kejahilannya kurindukan. Entahlah, tetapi kami sudah asing walau pernah menjadi yang paling asyik. Aku ingin kembali, menemui, dan mencintai ia sepenuhnya. Namun, semuanya berubah, kini ia hanya menginginkanku pergi.

 

error: Content is protected !!